Unordered List

Rabu, 25 Maret 2015

Obat Diabet, Obat Diabetes, Kencing Manis

obat alami diabet,pencegahan darah tinggi,obat untuk gula kering,susu untuk penderita diabetes,pengobatan darah tinggi tradisional,obat tradisional kolesterol dan darah tinggi,obat alami radang sendi,obat tradisional untuk diabetes kering,pencegah darah tinggi,cara menurunkan kadar gula dalam darah

Penyakit Gula

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi hormon insulin atau karena penggunaan yang tidak efektif dari produksi insulin.Hal ini ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah. Penyakit ini membutuhkan perhatian dan perawatan medis dalam waktu lama baik untuk mencegah komplikasi maupun perawatan sakit.

Diabetes Melitus terdiri dari dua tipe yaitu tipe pertama DM yang disebabkan keturunan dan tipe kedua disebabkan life style atau gaya hidup. Secara umum, hampir 80 % prevalensi diabetes melitus adalah DM tipe 2. Ini berarti gaya hidup/life style yang tidak sehat menjadi pemicu utama meningkatnya prevalensi DM. Bila dicermati, penduduk dengan obesitas  mempunyai risiko terkena DM lebih besar dari penduduk yang tidak obesitas.

WHO merekomendasikan bahwa strategi yang efektif perlu dilakukan secara terintegrasi, berbasis masyarakat melalui kerjasama lintas program dan lintas sektor termasuk swasta. Dengan demikian pengembangan kemitraan dengan berbagai unsur di masyarakat dan lintas sektor yang terkait dengan DM di setiap wilayah merupakan kegiatan yang penting dilakukan. Oleh karena itu, pemahaman faktor risiko DM sangat penting diketahui, dimengerti dan dapat dikendalikan oleh para pemegang program, pendidik, edukator maupun kader kesehatan di masyarakat sekitarnya.

Tujuan program pengendalian DM di Indonesia adalah terselenggaranya pengendalian faktor risiko untuk menurunkan angka kesakitan, kecacatan dan kematian yang disebabkan DM. Pengendalian DM lebih diprioritaskan pada pencegahan dini melalui upaya pencegahan faktor risiko DM yaitu upaya promotif dan preventif dengan tidak mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif, jelas Prof. Tjandra Yoga.

pada tanggal 20 Desember 2006 Sidang Umum Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) dalam telah mengeluarkan Resolusi Nomor 61/225 yang mendeklarasikan bahwa epidemic Diabetes Melitus merupakan ancaman global dan serius sebagai salah satu penyakit tidak menular yang menitik-beratkan pada pencegahan dan pelayanan diabetes di seluruh dunia. Sidang ini juga menetapkan tanggal 14 Nopember sebagai Hari Diabetes Se-Dunia (World Diabetes Day) yang dimulai tahun 2007.
.
Oleh karena itu, program Pengendalian Diabetes Melitus dilaksanakan dengan prioritas upaya preventif dan promotif, dengan tidak mengabaikan upaya kuratif. Serta dilaksanakan secara terintegrasi dan menyeluruh antara Pemerintah, Masyarakat dan Swasta (LP, LS, Profesi, LSM, Perguruan Tinggi).

Sedangkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1575 tahun 2005, telah dibentuk Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular yang mempunyai tugas pokok memandirikan masyarakat untuk hidup sehat melalui pengendalian faktor risiko penyakit tidak menular, khususnya penyakit DM yang mempunyai faktor risiko bersama.

Dalam memahami diabetes harus dilakukan secara menyeluruh, baik faktor risikonya, diagnosanya maupun komplikasinya. Dan Kendalikan Diabetes sangatlah penting dilaksanakan sedini mungkin, untuk menghindari biaya pengobatan yang sangat mahal. Bahkan semenjak anak-anak dan remaja, gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi banyak sayur dan buah, membiasakan olah raga dan tidak merokok merupakan kebiasaan yang baik dalam pencegahan Diabetes Melitus. Oleh karena itu, peran para pendidik baik formal maupun informal, edukator DM dan para kader sangat memegang peranan penting untuk menurunkan angka kesakitan DM.

cara menurunkan gula darah alami,biji mahoni obat diabetes,obat herbal untuk menurunkan kolesterol,penyakit darah tinggi dan obatnya,diabetus militus,apa obat gula darah,obat herbal untuk kolesterol tinggi,obat menurunkan kadar gula,gejala penyakit diabet,efek penyakit gula darah

Penyakit Gula, Obat Diabet, Obat Diabetes

obat penyakit gula kering,obat penyakit gula darah,obat penyakit gula basah,obat penyakit gula tradisional,obat penyakit gula yang alami,obat penyakit gula darah kering,obat penyakit gula yang ampuh,obat penyakit gula kering alami,obat penyakit gula dan darah tinggi,obat penyakit gula gula

kencing Manis

Diabetes merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya gangguan pada kerja hormon insulin, yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Hormon insulin merupakan hormon yang mengatur metabolisme glukosa dalam darah. 
       
Pada penderita diabetes, gangguan tersebut menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat dan dikenal dengan istilah “hyperglycemia”. Hyperglycemia menyebabkan keberadaan glukosa pada urine penderita diabetes. Hal inilah yang menyebabkan diabetes sering disebut juga dengan penyakit “kencing manis”. Pada umumnya diabetes di deteksi dengan menggunakan kadar gula darah puasa (Fasting plasma glucose). Jika kadar gula puasa Anda lebih dari 100 mg/dL maka bisa jadi Anda beresiko terkena diabetes. 

      Beberapa penelitian terakhir menunjukkan bahwa tidak hanya dengan kadar gula puasa , kini resiko diabetes bisa diprediksi oleh kandungan LDL, HDL, Trigliserida, serta asam urat Anda. Penelitian yang dilakukan di India, negara dengan populasi diabetes yang tinggi menunjukkan bahwa insulin resistance dipengaruhi oleh keadaan dyslipidemia (keadaan trigliserida berlebih, kadar HDL yang rendah, serta LDL yang tinggi ) . 

       Penelitian ini juga sejalan dengan penelitian lain yang menunjukkan bawah kandungan trigliserida yang tinggi ( ≥ 130 mg/dL) akan menyebabkan resiko diabetes bertambah sebesar 2.30 kali, sementara pada jika level Trigliserida rendah ≤ 130 mg/dL akan menyebabkan resiko diabetes berkurang sebesar 0.46 kali. 

       Pada penelitian yang sama, juga digunakan parameter rasio Trigliserida dan HDL. Pada individu yang normal kandungan HDL berada pada jumlah yang tinggi (karena HDL merupakan kolesterol yang baik untuk fungsi tubuh), sementara trigliserida seharusnya berada pada level rendah. Jika rasio Trigliserida-HDL ≥ 1.8 (3.0) (Trigliserida Tinggi) dan HDL rendah, maka resiko terkena diabetes akan meningkat 2 kali lipat . 
    
  Selain ketiga indikator di atas, Asam urat juga merupakan indikator lain yang dapat memprediksikan adanya resistensi kerja insulin yang merupakan bagian dari gejala diabetes. Hasil penelitan yang dilakukan di Bosnia, menunjukkan bahwa pada individu yang menderita diabetes jumlah serum asam urat cenderung mengalami peningkatan. 
      
 Dengan demikian pada individu yang mengalami gangguan resistensi insulin asam urat dapat menjadi salah satu indikator 4,5. Jadi selain kadar gula darah puasa, risiko diabetes kini juga dapat dideteksi melalui kandungan trigliserida, HDL, LDL, serta asam urat Anda. Sudahkah Anda mengecek nilainya?

tanaman untuk diabetes,apa obat diabetes,gula tinggi,obat herbal untuk gula,pengobatan alami diabetes,obat diabetis,buah untuk diabet,obat kadar gula darah,obat diabet yang ampuh,pengobatan dm

Kencing Manis, Penyakit Gula, Obat Diabet

obat kencing manis alami,obat kencing manis kering,obat kencing manis tradisional,obat kencing manis basah,obat kencing manis secara alami,obat kencing manis paling ampuh,obat kencing manis mujarab,obat kecing  manis  ampuh,obat kencing manis yang paling ampuh,obat kencing manis yang ampuh


Obat Diabetes
Diabetes adalah penyakit yang sulit mendeteksi gejala awalnya, karena gejala yang ditimbulkan sering dianggap ringan dan diabaikan. Karena gejala awal ini sering dianggap biasa, penderita diabetes sering tidak menyadari bahwa dia sudah harus melakukan beberapa perawatan medis. Banyak juga penderita diabetes yang terlambat ditangani sehingga membahayakan kesehatan bagian tubuh lain.
Penting bagi semua orang untuk tahu gejala awal diabetes, tidak hanya bagi Anda yang berisiko tinggi, tetapi juga Anda yang merasa sehat-sehat saja dan tidak ada bakat diabetes. Jangan jadikan usia muda sebagao patokan untuk waspada, karena semakin banyak penderita diabetes berusia muda bahkan remaja. Dilansir Genius Beauty, inilah 10 gejala diabetes yang tidak boleh Anda remehkan.
1. Berat Badan Turun Tanpa Sebab
Jangan senang dulu saat berat badan Anda turun tanpa sebab. Berat badan seharusnya turun jika Anda mengubah pola makan, melakukan aktivitas melebihi aktivitas biasanya atau baru sembuh dari sakit. Berat badan yang turun tanpa sebab bisa menjadi gejala diabetes tipe 1. Ketika seseorang sudah terkena diabetes, tubuh tidak bisa lagi menggunakan glukosa dengan tepat, dsehingga timbunan lemak akan digunakan sebagai energi. Hal itulah yang membuat seseorang kehilangan berat badan.
2. Buang Air Kecil Lebih Sering
Ini merupakan indikasi lain bahwa seseorang mengidap diabetes. Jika Anda lebih sering buang air kecil lebih sering, kondisi ini disebut poliuria.
3. Sering Haus
Tanpa sebab yang jelas, Anda merasa sangat haus sepanjang hari dan ingin minum. Ini terjadi karena tubuh kehilangan air akibat poliuria dan membutuhkan kembali pasokan cairan tubuh.
4. Penglihatan Semakin Lemah
Jika penglihatan Anda semakin sering kabur, itu bisa disebabkan katena tingkat glukosa dalam darah meningkat. Glukosa tersebut akan menumpuk di sekitar lensa mata, sehingga penglihatan Anda sering tidak fokus.
5. Mengalami Penggelapan Warna Kulit
Bintik-bintik gelap mulai muncul di kulit. Biasanya bintik atau penggelapan kulit terjadi di sekitar leher dan merupakan indikasi diabetes. Tubuh merespon insulin dengan menghasilkan lebih banyak pigmen, sehingga beberapa bagian kulit menjadi lebih gelap.
6. Mudah Lelah
Anda lebih mudah lelah daripada biasanya. Waspadai gejala ini karena ini merupakan gejala diabetes.
7. Sering Merasa Lapar
Kadar insulin membuat orang merasa mudah lapar walaupun sudah makan banyak dari biasanya. Dorongan rasa lapar ini memuat seseorang makan lebih banyak atau secara medis disebut dengan polifagia.
8. Luka Butuh Waktu Lama Untuk Sembuh
Indikasi mudah untuk mengetahui gejala diabetes adalah luka pada tubuh Anda. Jika Anda mengalami luka potong atau luka gores yang lama kering dan lama sembuh dibanding biasanya, ini adalah gejala yang harus diwaspadai.
9. Sering Mengalami Infeksi Vagina dan Saluran Kemih
Ketika glukosa sudah melebihi batas tertentu, beberapa tubuh Anda akan mengalami infeksi berkala. Jika Anda lebih sering mengalami infeksi, terutama pada vagina dan saluran kandung kemih, bisa jadi ini adalah gejala diabetes.
10. Kaki Mati Rasa Saat Ditusuk Jarum
Indikasi lain diabetes adalah menurunnya fungsi saraf yang menghilangkan sensasi sakit pada tungkai kaki, atau sering kesemutan. Waspada gejala ini, apalagi jika Anda tidak merasa sakit saat kaki tertusuk jarum.


efek gula darah tinggi,obat alami gula darah kering,obat tradisional gula darah naik,makanan untuk diabetes melitus,cara mengobati sakit diabetes,cara mengatasi diabet,mengatasi diabetes melitus,obat alami untuk gula darah,obat untuk kulit,makanan untuk diabet

Selasa, 24 Maret 2015

Herbal Diabetes, Kencing Manis, Penyakit Gula


herbal diabetes melitus,herbal diabetes terbaik,herbal diabetes kering,herbal diabetes hembing,herbal diabetes ampuh,herbal diabetes,herbal diabetes pankreas,herbal diabetes treatment,herbal diabetes cure,herbal diabetes medicine

ANDA BOSAN MINUM OBAT DIABETES SETIAP HARI SELAMANYA ???
DIAGREE SOLUSINYA……

herbal diabetes

DIAGREE merupakan obat diabetes yang langsung mengobati langsung pada sumber penyakit gula. Ahli kesehatan saat ini hanya memeberikan obat yang hanya menurunkan kadar gula dalam darah saja tanpa mengatasi sumber penyakitnya.

DIAGREE obat diabetes yang langsung memperbaiki kinerja jantung, lambung usus 12 jari dan limpa sehingga kelenjar pancreas akan dapat bekerja secara normal kembali untuk menstabilkan gula dalam darah. Sehingga DIAGREE TIDAK HARUS DIMINUM SELAMANYA….

Khasiat Diagree :
-       Memecah endapan gula yang membusuk didalam tubuh sehingga dapat dikeluarkan melalui kencing/urin
-       Mengaktifkan kembali kerja kelenjar pancreas
-       Meningkatkan kerja otak
-       Mengeringkan luka diabetes

Info Lengkap hub ;
Ibu Iin Parliani Jatmiko
082220342480 (telkomsel)
Pin BB 740BADA0

Obat Diabetes, Herbal Diabetes, Kencing Manis



Indonesia Peringkat Keempat Terbanyak Penderita Diabetes

 obat diabetes alami,obat diabetes melitus,obat diabetes kering,obat diabetes tradisional,obat diabetes paling ampuh,obat diabetes melitus tipe 2,obat diabetes ampuh,obat diabetes basah,obat diabetes alami dari tumbuhan,obat alami paling ampuh
obat diabetes
Indonesia kini telah menduduki rangking keempat jumlah penyandang diabetes terbanyak setelah Amerika Serikat, China dan India. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penyadang diabetes pada tahun 2003 sebanyak 13,7 juta orang dan berdasarkan pola pertambahan penduduk diperkirakan pada 2030 akan ada 20,1 juta penyandang diabetes dengan tingkat prevalensi 14,7 persen untuk daerah urban dan 7,2 persen di rural.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi kenaikan jumlah penyandang diabetes mellitus di Indonesia dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Sedangkan Badan Federasi Diabetes Internasional (IDF) pada tahun 2009 memperkirakan kenaikan jumlah penyandang diabetes mellitus dari 7,0 juta tahun 2009 menjadi 12,0 juta pada tahun 2030.

Diabetes merupakan penyakit  yang disebabkan karena adanya gangguan pada kerja hormon insulin, yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Hormon insulin merupakan  hormon yang mengatur metabolisme glukosa dalam darah. Pada penderita diabetes, gangguan tersebut menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat dan dikenal dengan istilah “hyperglycemia”. Hyperglycemia menyebabkan keberadaan glukosa pada urine penderita diabetes. Hal inilah yang menyebabkan diabetes sering disebut juga dengan penyakit “kencing manis”. Gejala awal diabetes antara lain adalah sering merasa haus dan lapar, sering kencing, penurunan berat badan secara tiba-tiba, dan mudah merasa lelah.

 Faktor-Faktor Penyebab Diabetes:
  1. Keturunan, orang yang memiliki history keluarga yang pernah mengalami diabetes memiliki resiko terkena diabetes yang lebih tinggi.
  2. Usia, semakin dewasa seseorang maka resikonya terkena diabetes akan semakin tinggi.
  3. Jenis kelamin, prevalensi wanita terkena diabetes lebih tinggi dibandingkan prevalensi pada pria.
  4. Obesitas, semakin besar kelebihan berat badan maka prevalensi terganggunya kerja insulin akan semakin besar, karena kelebihan lemak dapat menyebabkan gangguan pada kerja hormon insulin.
  5. Aktivitas fisik, semakin jarang kita melakukan aktivitas fisik maka gula yang dikonsumsi juga akan semakin lama terpakai, akibatnya prevalensi peningkatan kadar gula dalam darah juga akan semakin tinggi.
  6. Pola makan, pola makanan berlemak dan karbohidrat yang berlebihan akan meningkatkan resiko terkena diabetes.
  7. Stress, merupakan salah satu faktor pemicu meningkatnya resiko diabetes.